Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya pesanan kami selesai dibuat. Suamiku pun memberikan uang Rp10.000 kepadaku untuk membayar baso pesanan kami. "Berapa Bang?" TanyakU sebelum menyerahkan uang. "Rp20.000 aja." Aku pun langsung melihat uang ditanganku dan melihat suamiku. "Yah.. bang uangnya kurang." kataku seraya memperlihatkan uang yang ada ditanganku.
"Tunggu dulu ya Bang, kita ambil uang dulu." Kata suamiku.
"Udah gak apa-apa, besok aja bayarnya." kata si Abang baso.
"Gak bang, sebentar aja ko, rumah kita dekat." kata suamiku
lalu suamiku menyerankanku untuk pergi ke runah saudaraku, yang kebetulan tidak jauh untuk meminjam uang. Aku pun mengiyakan. Langsung ku kendarai motor menuju rumah saudaraku. Tapi, sesampainya di sana, ruah tampak sepi, aku menduga saudaraku tidak ada di rumah. Dengan cepat kuputuskan menuju rumah saudaraku yang lain. kuparkir motorku didepan rumahnya.
"Assalamua'alaikum.." kuucapkan salam sambil mengetuk pintu.
"Assalamua'alaikum..."
"Wa'alaikumsalam.." terdengar suara saudaraku dari dalam rumah.
saat pintu rumahnya dibuka aku pun langsung mengatakan tujuanku.
"Mas, ada uang Rp10.000 gak, tadi beli baso, uangnya kurang." ceritaku padanya.
"Ko bisa?" tanya saudaraku penasaran.
No comments:
Post a Comment